
Entah berapa banyak sumpah-serapah dalam berbagai bentuk dilontarkan terhadap anggota dewan yang terhormat, termasuk dalam bentuk kartun ataupun karikatur akan tetapi sepertinya tidak ada perubahan. Apakah pemilu kali ini kita akan kembali memilih “tikus-tikus” lagi? Kalau ane sih ogah…  O ya… Salut buat KPK yang telah berhasil menangkap “tikus” lagi.
21 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal











Wuah … tikus-nya gede bener ! …
Makananya berlimpah di sini Pak! Jadi jangan heran bisa segede ini he…he…he…he… O ya btw ini baru bayinya lho… Ha….ha…ha…ha…
udah tikus, senyum pula – “bangga kali jadi tikus”
Hah …
Mas CP ini ada – ada saja idenya …
Dalem ini mas … daleeeemmm …
Salam saya
Ditunggu sesuatu yang digali lebih dalam lagi Pak, biar sekalian buat kuburan “tikus-tikus” ini he…he…he….
*senyum masygul* sedih saya liatnya….
berarti selama ini suara kita di”suarakan” para tikus?
*pulang dg langkah gontai*
hwehe… iya, pak. aku juga ogah. mending milih kucing. hwehe…
v(^_^)
tikus segede itu, mana mungkin makanannya “ikan asin”?!
Gambar tikusnya gede banget? Kucingku ga berani mangsa dong!
Kalikaturnya buat sendiri?
Soalnya keren banget!
ehmmm tikus-tikus itu memang menji2kan ych
palagi klo tikus yg makan uang rakyat
cape deh
Spanduk, stiker dan baliho yang kini banyak bertebaran di angkot, di tepi-tepi jalan, di kota hingga pelosok kampung, ternyata tidak ada yang bergambar tikus. Padahal gedung yang menjadi tujuan tersebut identik dengan gedung tikus.
Tapi selain mirip kupingnya tikus… itu gedung kubahnya juga kadang-kadang mirip pantat dan BH wanita lho…
Apa karena itu tingkah laku penghuninya cam pantat dan doyan mesum macam Yahya Zaini itu?
hehehe…. pas banget ya..
btw, blog-ku pindah ke kaumbiasa.com
Untuk memudahkan menangkap tikus memang mereka harus digiring dulu ke suatu tempat yagn kemudian bisa kita pilih pilih tikus mana yang akan kita gethok.
habis tikusnya dipelihara sich, jadi beranak pinak deh dirumah besar itu….sudah jadi wabah….
ilustrasi yang menarik.. udah lama ga jalan-jalan kesini..
isi pesan dari karikatur itu apa ya pak, tolong jawabannya… terimakasih
kirim ke alamat emailku ya, tolong banget
Isi pesan karikatur? Ya… secara umum sama saja dengan penyampaian opini atau pikiran seperti kita menulis artikel, namun karikatur disampaikan lewat gambar dan tidak jarang menimbulkan multi tafsir juga, sehingga menurutku jadi lebih “rame”. Untuk lengkapnya coba ditanya om google, pasti lebih lengkap
Salam
Popop
(tukang coret)
KPK = Komisi Pemberantas Kikus!
Salam Brrrrr