Mencelupkan jari ke tinta mungkin memberikan sensasi tertentu bagi sebagian besar rakyat Indonesia hari ini, setelah “mencoret” gambar capres & wapres yang diyakini dapat membawa Indonesia lebih baik 5 tahun yang akan datang. Apalagi buat Sujiwo Tejo yang katanya baru ikut pemilu kali ini, tentu sensasinya lebih dalam. Kita tunggu Sujiwo Tejo menulis buku tentang pengalamannya ikut pemilu untuk pertama kalinya ini he…he…he…
Buat Anda yang capresnya unggul dalam pilpres kali ini silakan bergembira dan mengacung-ngacungkan jempol atau jari Anda yang bertinta sebagai ekspresi kegembiraan. Tapi kalau jagoan Anda kalah janganlah menangis apalagi sampai gigit jari atau mengisap jempol karena jari tangan Anda masih bertinta, tentu tidak sehat kalau dihisap/digigit he…he…he…he…
Dari pinggir saya hanya berharap semoga kotornya jari Anda hari ini tidak akan disia-siakan oleh sang pemimpin terpilih nantinya.
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar











hwehe… gak nyentang nih, pak. kira2 ada putaran kedua gak, ya? mau nyentangnya pas putaran kedua aja.
v(^_^)
Wah ketauan golput neh…… Pak! Nakanya golput neh… hi…hi…hi…hi….
Saya juga berharap agar pilpres jadi dua putaran, soalnya menarik juga neh membuat coretan soal pilpres he…he….he…..
kalau liat quick count
hiks
kayakmnya pilihanku kalah
Turut berduka cita… Tapi quick count bisa salah juga lho…. Siapa tau, ya kan… ( upaya menghibur hi…hi…hi…)
GOLPUTTTT
Wah sepertinya mantap sekali jadi Golput, apakah ini pilihan? atau korban DPT lagi…
Jagoan saya di pilpres menang. Tapi saya ga mau mengacung-acungkan jari saya yang bertinta. Kenapa? Soalnya jari yang celupin ke tinta itu jari kelingking, jadi kalo saya acungkan kelingking saya itu bisa dianggap meledek atau menantang.Duh,coba waktu itu jempolsaya yang saya celupin ke tinta. Hu3x..
Analisis dari pengamat mengapa JK kalah, karena suara pendukungnya pada beralih ke JKO…hehehe