Sutan Syahrir

Sketsa pahlawan untuk memperingati hari pahlawan tanggal 10 november.
Sutan Syahrir

Pada suatu masa, tersebutlah Gusti raden Ayu Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani, putri Keraton Mangkunegaran, Solo. Kecantikannya termasyhur kemana-mana, begitu pula kepandaiannya menunggang kuda.

Sutan Sjahrir, pemuja wanita itu, tak urung menaruh hati pada sang putri. Setiap kali rapat kabinet digelar di Yogyakarta, sang perdana menteri mengutus sekretarisnya khusus untuk mengantar kado. Tentu terlampir sepucuk surat tulisan tangan Sjahrir. Nurul ketika itu memang ditaksir pembesar dan raja. Mulai dari Bung Karno sampai Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

(Disalin dari majalah Tempo Edisi Khusus 100 tahun Sjahrir, 15 Maret 2009)

4 Komentar

  1. lama tidak menjadi yang pertama. amankan tempat.

    • He…he…he… Bukannya sudah lama gak corat-coret di sini :) tapi aku juga sudah lama gak jalan-jalan ke blog kawan-kawan neh…. Sori ya… semoga ke depan makin banyak waktu untuk berdiam diri di depan monitor (sok sibuk hi…hi…hi…)

  2. Selamat Hari Pahlawan.
    Kewajiban kita meneruskan perjuangan mereka dengan terus berkreasi.

  3. Few, jadi ada kesamaanku dengan Pak Sutan Syahrir, sama2 pemuja wanita.


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.